Bandung.Swara Wanita Net.-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra, Dra. Hj. Lina Ruslinawati, resmi dikukuhkan sebagai bagian dari Presidium Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Jawa Barat. Prosesi pelantikan dan pengukuhan ini dilaksanakan dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) KPPI Jawa Barat yang berlangsung khidmat pada Jum’at 9 Oktober 2026.
Pada periode kepengurusan baru ini, KPPI Jawa Barat menerapkan sistem kepemimpinan kolektif kolegial berbentuk tata kelola Presidium. Lina Ruslinawati terpilih dan dilantik bersama sejumlah tokoh perempuan lintas partai politik lainnya di Jawa Barat, termasuk Humaira Zahrotun Noor (PKB) Sari Sundari (PKS), Cucu Sugyati (Golkar) dan Setyowati Anggraini Saputro (PDIP)
Sistem presidium ini mencerminkan semangat inklusivitas dan kolaborasi tanpa batas sekat partai politik demi satu tujuan bersama: memajukan kaum perempuan di ranah publik dan politik.
Komitmen Perjuangan Lintas Partai
Ditemui usai pengukuhan, Lina Ruslinawati yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Jabar mengekspresikan rasa syukur sekaligus kesiapannya dalam mengemban amanah baru ini. Menurutnya, KPPI merupakan wadah strategis untuk menyatukan gagasan dan memperjuangkan hak-hak perempuan di level kebijakan.
“Ini adalah amanah sekaligus ruang perjuangan bersama. Di KPPI, kami melepas baju partai masing-masing demi satu tujuan, yaitu memastikan keterwakilan perempuan dalam pengambilan keputusan strategis di Jawa Barat semakin kuat,” ujar Lina.
Ia menekankan bahwa fokus utama Presidium KPPI ke depan adalah mengawal kebijakan-kebijakan daerah yang menyangkut urusan ketahanan keluarga, perlindungan perempuan, pemenuhan hak anak, serta peningkatan kapasitas politik bagi kader perempuan di daerah.
Keselarasan dengan Kinerja Legislatif
Amanah baru di KPPI Jawa Barat ini dinilai sangat selaras dengan rekam jejak Lina Ruslinawati di parlemen. Sebagai anggota legislatif yang vokal, Lina selama ini dikenal aktif mengawal isu perekonomian rakyat serta gencar menyebarluaskan Peraturan Daerah (Perda) terkait Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan di berbagai wilayah, termasuk di Daerah Pemilihannya (Dapil) Kabupaten dan Kota Sukabumi.
Melalui sinergi antara peran di DPRD dan Presidium KPPI, Lina optimis edukasi politik dan pendampingan terhadap isu-isu perempuan di Jawa Barat akan berjalan lebih masif dan terstruktur.
Acara Musda dan pengukuhan ini turut dihadiri oleh para tokoh perempuan, aktivis organisasi wanita, serta perwakilan dari berbagai partai politik di Jawa Barat yang bersama-sama memberikan dukungan penuh atas terbentuknya kepengurusan baru ini.(AP)






