Legenda Terjadinya Urutan Shio

Legenda Terjadinya Urutan Shio

Oleh Jeremy Huang Wijaya

Warga Tionghoa mengenal penggunaan Shio, untuk mempermudah pergantian tahun. Tiap tahun selalu berganti Shio dan elemen yang menyertainya. Dan setiap 12 tahun sekali terjadi pengulangan shio yang sama. Tetapi berbeda elemen yang menyertainya.
Seperti tahun 2026 ini adalah Shio kuda dan elemen yang menyertainya adalah api. Jadi tahun 2026 adalah Shio kuda api.
Ada bukti arkeologis di Tiongkok China penggunaan simbol simbol hewan ini sudah terjadi pada artefak Periode Negara Berperang (475-221 SM)
Ada kisah Legenda The Great Race (Perlombaan Besar)Terjadinya Urutan Shio.
Waktu itu ada perintah dari Kaisar Langit memberikan perintah meminta semua Hewan yang ada di Bumi ini untuk menghadap Kaisar Langit, 12 binatang yang datang lebih dahulu dapat menyeberang Sungai yang gelombang arusnya deras,akan didata menjadi lambang didalam tahun kehidupan manusia.
Mendengar perintah kaisar langit semua hewan berlomba untuk dapat menyeberang Sungai yang arusnya deras.
Tikus dan kucing menemui kerbau dan mengadakan perjanjian, bahwa mereka akan berangkat bersama, tikus dan kucing akan naik di punggung kerbau.
Tikus licik membohongi kucing tentang hari yang disepakati.
Sehingga ketika hari yang ditentukan kucing tidak ikut karena mengira masih lama,
Tikus naik ke punggung kerbau, melewati sungai yang arusnya deras dan dalam ketika menjelang tepian sungai, tikus melompat sehingga tikus lebih dulu didata sebagai hewan pertama yang dapat menyeberangi sungai, kemudian kerbau di urutan kedua. Tikus melambangkan kecerdasan, kerbau melambangkan ketahanan, kekuatan dan kerja keras.
Meski kuat, macan sempat terseret arus ke hilir sehingga dia datang di urutan ketiga, kemudian urutan keempat kelinci.
Kelima adalah Naga karena Naga menolong warga yang kebanjiran akibat meluap nya air sungai.urutan ke enam adalah ular yang berlindung di kaki kuda, ke tujuh adalah kuda, ke delapan kambing, ke sembilan monyet yang menyeberangi sungai melompat menggunakan akar dedaunan yang tumbuh disekitar sungai, kesepuluh adalah ayam yang ikut numpang menggunakan perahu nelayan, kesebelas adalah anjing, kedua belas adalah Babi karena terlalu gemuk jadi lambat, gajah datang terlambat.
Penggunaan simbol binatang memudahkan seseorang mengingat tahun yang ada dalam kehidupan.
Shio lambang binatang juga menjadi simbol hari hari seperti Minggu: Monyet · Senin: Kambing · Selasa: Naga, Babi · Rabu: Kuda, Ayam · Kamis: Tikus · Jum’at: Kelinci, Ular, Anjing · Sabtu: Kerbau, Macan.
Tiap hewan dalam shio mewakili tahun tertentu dan 12 hewan shio membentuk satu periode yang selalu berulang 12 tahun sekali. Penetapan 100 tahun ini didasarkan pada pembulatan 11,85 tahun masa revolusi planet Yupiter terhadap matahari. Bersama dengan 10 batang surgawi, shio yang melambangkan 12 cabang bumi membentuk siklus seksagesimal/enam puluh tahunan yang disebut ganzhi (干支)..
Hati hati bencana banjir, longsor, gempa bumi, Gunung erupsi, kemarau panjang, kelaparan, kebakaran hutan, pohon tumbang, kekeringan
Hati hati mudah konflik karena elemen api di tahun ini mudah emosi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *