Kuningan.Swara Wanita Net.-.-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Operator Website Desa yang berlangsung di Aula Rapat kantor setempat, Rabu (29/04/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 71 operator website dari 71 desa.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Kuningan, Drs. H. Ucu Suryana, M.Si, setelah sebelumnya laporan kegiatan disampaikan oleh Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika), Roro Ening Hartini, ST., M.Kom.
Dalam laporannya, Kabid Aptika menyampaikan, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi informasi yang menuntut pemerintah, termasuk pemerintah desa, untuk mampu menyediakan layanan dan informasi berbasis digital. Ia menegaskan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia desa dalam mengelola website, sehingga mampu menyajikan informasi yang aktual, akurat, dan dapat diakses masyarakat secara luas.
“Melalui bimtek ini diharapkan operator desa terlatih dalam pengelolaan website, mulai dari pengolahan konten, publikasi berita, hingga pemutakhiran data secara berkala,” ujarnya.
Lebih lanjut, Roro Ening mengemukakan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), sekaligus mendorong keterbukaan informasi publik di tingkat desa.
Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Diskominfo Kabupaten Kuningan, Drs. H. Ucu Suryana, M.Si.,menekankan pentingnya website desa sebagai sarana strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan modern. Ia menyebut, website desa memiliki berbagai manfaat, di antaranya sebagai media promosi potensi daerah, publikasi kegiatan pembangunan, peningkatan pelayanan publik, hingga sarana komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat.
“Website desa bukan sekadar media informasi, tetapi juga menjadi wajah digital desa yang dapat memperkenalkan potensi, budaya, hingga produk unggulan kepada masyarakat luas,” ungkapnya.
Kadiskominfo juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan bimtek dengan serius dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di desa masing-masing, sehingga website desa dapat dikelola secara optimal dan terus diperbarui.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari (29-30/04/2026) ini, diharapkan seluruh desa dapat segera memiliki dan mengelola website resmi sebagai bagian dari transformasi digital, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.












