Kabupaten Bandung Barat.Swara Wanita Net.-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Tati Supriati Irwan, S.Sos, melaksanakan kegiataan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan berlangsung di Desa Weninggalih Jl. R.S. Kartawijaya No. 163, Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat. Jum’at 8 Mei 2026.
Kegiataan ini dihadiri Kepala Desa Weninggalih Asep Ridwan, Perangkat Desa, BPD, Tokoh Masyarakat, Kader PKK, Kader Posyandu, Perwakilan Pemuda, Karang Taruna serta RT-RW di wilayah Desa Weninggalih.
Dalam sambutannya Legislator Partai Golkar Tati Supriati Irwan dari Dapil Jabar III (Kabupaten Bandung Barat) menekankan pentingnya fungsi pengawasan sebagai upaya untuk memastikan kebijakan pemerintah benar-benar berpihak pada rakyat.
Tati menjelaskan bahwa pengawasan oleh DPRD Jawa Barat merupakan perpaduan antara kontrol politik dan administratif. Tujuannya bukan untuk mencari kesalahan, melainkan memastikan pemerintah daerah menjalankan tugas sesuai hukum dan aturan yang berlaku.
Pada kesempatan tersebut, Tati menekankan agar penyelenggaraan pemerintahan desa dan penggunaan anggaran (APBDES) dilakukan secara transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat setempat.
Ia ingin memastikan bahwa semua program bantuan dan pembangunan yang telah direncanakan terserap dengan baik, tepat sasaran, dan manfaatnya langsung dirasakan oleh warga ujarnya.
Lebih lanjut, Tati Supriati Irwan menyatakan bahwa kunjungan ini adalah ruang bagi masyarakat untuk berbicara langsung untuk menyampaikan aspirasinya.
Selain ittu, anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Tati mendorong adanya sinergi yang kuat antara pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan (seperti PKK dan BPD), serta tokoh masyarakat demi kemajuan desa.
Kunjungan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas konstitusional sebagai anggota legislatif untuk menjamin pelayanan publik berjalan optimal tegasnya.
Kepala Desa Weninggalih Asep Ridwan menuturkan sebagai perwakilan pemerintah desa, ia berharap kehadiran anggota legislatif tingkat provinsi dapat membantu mempercepat realisasi program-program strategis yang belum terjangkau oleh anggaran desa saja.
Kunjungan Ibu Tati Supriati Irwan ditekankan sebagai instrumen perbaikan dan penguatan tata kelola pemerintahan desa. Asep Ridwan menyambut baik fungsi pengawasan ini untuk memastikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan di Desa Weninggalih berjalan secara, Profesional, Transparan dan Akuntabel ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, ditekankan bahwa pengawasan bukan bertujuan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan desa-desa di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Pihak desa berkomitmen untuk terus bersinergi dengan DPRD Jabar guna menyerap dan mengeksekusi aspirasi warga secara efektif.
Dalam pertemuan pengawasan pemerintahan yang dilakukan oleh Tati Supriati Irwan , warga menyampaikan beberapa aspirasi utama yang berfokus pada infrastruktur dan kesejahteraan ekonomi.
Warga sangat mengharapkan adanya pemerataan pembangunan infrastruktur, terutama: akses jalan lingkungan perlu diperbaiki untuk memperlancar transportasi hasil bumi dan mobilitas warga dan Perbaikan saluran air (drainase) guna mencegah terjadinya genangan dan banjir saat musim hujan.
Aspirasi mendesak lainnya adalah kebutuhan akan sarana air bersih yang lebih memadai. Hal ini menjadi prioritas mengingat beberapa wilayah di Weninggalih sempat mengalami krisis air bersih saat musim kemarau panjang.
Masyarakat meminta optimalisasi dalam penyaluran bantuan pemerintah agar lebih tepat sasaran yakni warga berharap proses verifikasi data penerima bantuan sosial dilakukan secara lebih terbuka agar benar-benar menjangkau mereka yang membutuhkan dan sebagai wilayah dengan potensi pertanian, warga mengusulkan dukungan modal atau pelatihan melalui Komisi II DPRD Jabar untuk meningkatkan sektor perdagangan dan pariwisata lokal.
Terdapat juga aspirasi mengenai perbaikan fasilitas penunjang komunikasi (seperti menara telekomunikasi) agar wilayah pelosok desa tidak mengalami kendala sinyal, namun dengan catatan perizinan yang harus ditempuh secara legal agar tidak merugikan lingkungan sekitar.
Mengingat Tati Supriati Irwan berada di Komisi II (Bidang Perekonomian), diskusi juga berfokus pada potensi Desa Weninggalih sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat melalui sektor ekonomi yang dikelola dengan baik.
Aspirasi yang disampaikan akan dijadikan rekomendasi resmi DPRD kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk perbaikan tata kelola ke depan Tutup Tati Supriati Irwan. (AP)












