Kabupaten Bandung Barat. Swara Wanita Net.- Tati Supriati Irwan S.Sos, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Golongan Karya (Golkar) melaksanakan kegiataan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Desa Ciroyom Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Bandung Barat. Senin 18 Mei 2026.
Kegiataan ini dihadiri oleh Kepala Desa Ciroyom Sirajudin, Ketua BPD Desa Ciroyom beserta anggota, jajaran perangkat desa, para Ketua RT, RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, kader PKK, kader Posyandu, serta seluruh warga Desa Ciroyom.

Dalam sambutannya Kepala Desa Ciroyom Sirajudin mengatakan Pertama-tama, atas nama Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Desa Ciroyom, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Tati Supriati Irwan. Di tengah kesibukan Ibu mengawal kebijakan di tingkat Provinsi, Ibu masih berkenan meluangkan waktu untuk turun langsung, ngabret ke lapangan demi melihat kondisi kami di tingkat akar rumput Kabupaten Bandung Barat.
Kami sangat menyambut baik agenda pengawasan pemerintahan ini. Bagi kami di Pemerintah Desa Ciroyom, kehadiran Ibu selaku representasi legislatif bukan merupakan hal yang menakutkan, melainkan sebuah ruang pembinaan yang sangat kami butuhkan. Kami berkomitmen untuk selalu mengedepankan asas transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran desa, baik yang bersumber dari Dana Desa maupun bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Melalui fungsi kontrol yang Ibu jalankan, kami berharap kualitas pelayanan publik dan tata kelola administrasi di Desa Ciroyom dapat terus meningkat demi mewujudkan visi gerakan kolaboratif desa kita ujarnya.
Perlu kami sampaikan sekilas bahwa masyarakat Desa Ciroyom mayoritas bergantung pada sektor perekonomian lokal dan pertanian. Sejalan dengan posisi Ibu yang saat ini bertugas di Komisi II DPRD Jawa Barat membidangi Perekonomian, kami sangat berharap Ibu dapat mengawal program-program stimulus yang mampu mendongkrak kesejahteraan warga kami, baik berupa pemberdayaan UMKM, bantuan sarana pertanian, maupun stabilitas ketahanan pangan pedesaan.
Selain itu, kami juga menitipkan aspirasi terkait keterbatasan anggaran desa dalam menangani pemeliharaan infrastruktur jalan desa dan fasilitas umum yang krusial. Kami berharap keluhan dan usulan yang nanti disampaikan oleh warga kami dalam sesi diskusi dapat Ibu bawa dan perjuangkan di parlemen tingkat provinsi agar Desa Ciroyom mendapatkan intervensi program anggaran yang tepat sasaran ujar Sirajudin.

Dalam kesempatan tersebut, Legislator Partai Golkar Tati Supriati Irwan dari Dapil Jabar III (Kabupaten Bandung Barat) memaparkan Kehadiran saya di sini, di tengah-tengah Bapak dan Ibu sekalian, merupakan bagian dari penunaian kewajiban konstitusional saya selaku Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Daerah Pemilihan KBB. Kami di DPRD memiliki tiga fungsi utama, yaitu fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan. Agenda kita hari ini masuk ke dalam fungsi yang ketiga, yaitu Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa.
Saya ingin menggarisbawahi dan meluruskan persepsi sejak awal, bahwa kedatangan saya ke Desa Ciroyom ini sama sekali bukan untuk mencari-cari kesalahan Pemerintah Desa. Justru sebaliknya, pengawasan ini adalah bentuk komitmen dan kasih sayang kami dari parlemen provinsi untuk mengawal agar semua program, bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi, maupun Dana Desa yang dikelola dapat terserap dengan baik, akuntabel, transparan, dan tanpa hambatan. Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran negara yang mengalir ke desa benar-benar dirasakan manfaatnya secara konkret oleh masyarakat bawah ujar Sirajudin.

Lebih lanjut, Tati Supriati Irwan mengatakan sebagai anggota yang ditugaskan di Komisi II DPRD Jawa Barat yang membidangi urusan Perekonomian, fokus perhatian saya tidak lepas dari bagaimana menggerakkan roda ekonomi di pedesaan. Saya sangat memahami bahwa wilayah Cipeundeuy, termasuk Desa Ciroyom, memiliki potensi besar di sektor pertanian, perdagangan lokal, dan UMKM. Oleh karena itu, pengawasan ini juga menjadi jembatan bagi saya untuk melihat langsung apa yang menjadi kendala para petani, pelaku usaha mikro, maupun kondisi ketahanan pangan di tingkat desa
Saya sangat mengapresiasi keterbukaan Pemdes Ciroyom di bawah kepemimpinan Bapak Sirojudin yang terus mengedepankan gerakan kolaboratif demi pelayanan publik. Sinergi yang kuat antara aparatur desa, lembaga kemasyarakatan, dan warga adalah modal utama agar pembangunan di Desa Ciroyom ini bisa melesat lebih cepat jelas Tati Supriati Irwan.
Melalui forum dialog yang sebentar lagi akan kita buka, silakan Bapak, Ibu, para Ketua RT/RW, dan para kader menyampaikan aspirasi serta keluhan riil di lapangan secara terbuka. Apakah itu menyangkut pemeliharaan infrastruktur jalan, program bantuan sosial, ataupun penguatan fasilitas kesehatan seperti posyandu guna mengawal penurunan angka stunting. Catatan dan masukan dari forum hari ini akan saya himpun sebagai rekomendasi resmi DPRD Jawa Barat untuk diperjuangkan dalam pembahasan anggaran di tingkat provinsi nanti
Mari kita bangun Jawa Barat, khususnya Kabupaten Bandung Barat, mulai dari penguatan tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan berpihak pada rakyat Tutup Tati Supriati Irwan.
Maju terus Desa Ciroyom!
(die)







