Bagaimanakah Ekonomi di Agustus 2026 di Puncak Musim Kemarau

Bagaimanakah Ekonomi di Agustus 2026 di Puncak Musim Kemarau

Oleh Jeremy Huang Wijaya

Terkejut ketika mendapatkan kiriman WA dari sahabat bahwa Metro Paragon di Singapura Tutup.
Singapore selama ini terkenal sebagai kota perdagangan dunia, pusat bisnis perdagangan yang menjadi pusat transaksi terbesar di dunia. Singapore menjadi kiblat perdagangan dunia, bisnis apapun di Singapura pasti maju tetapi terkejut ketika mendengar Metro Paragon Singapura tutup. Ada apa?
Apakah Bulan Agustus akan aman bagi dunia perdagangan?
Hari ini dollar ditutup Rp 17.917. dalam 3 hari ini dollar mulai turun. Tidak lagi diangka 18.000, kabar gembira ada kemajuan ekonomi kita.
Bank Indonesia (BI) menahan BI-Rate di level 5,75%. Selain itu, bunga Deposit Facility tetap 4,75%, dan suku bunga Lending Facility masih 6,50%.
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%,suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers, Rabu (22/7/2026).
IHSG pun diatas 6.000
Jika melihat perkembangan ekonomi hari ini kemungkinan Agustus, ekonomi akan pulih kembali secara bertahap.
Marketplace mulai menerapkan pemungutan PPh pedagang pada 1 Agustus 2026. Kebijakan dinilai menciptakan persaingan yang lebih adil antara pelaku perdagangan. Ini dapat memberatkan perdagangan
Tetapi hati hati juga Agustus sampai September puncak musim kemarau yang mungkin akan mempengaruhi hasil panen.
Waspada juga laporan The Fed Amerika yang dapat mempengaruhi iklim investasi dunia.
Perang Iran AS, dan Arab Saudi vs Houti yang memanas, dan konflik Timur Tengah dapat mempengaruhi perdagangan minyak mentah dunia.ketegangan kembali meningkat menyusul ancaman kelompok Houthi di Yaman memberlakukan blokade maritim terhadap Arab Saudi.
Hubungan China Taiwan juga dapat mempengaruhi perdagangan dunia.
Hal ini juga akan berpengaruh kepada perdagangan di Cirebon dan sekitarnya, begitu juga di Bandung. Memang saat ini para pedagang di Cirebon teriak sepi tetapi mudah mudahan Agustus dapat pulih kembali seperti sediakala. Berharap ada kelonggaran di pajak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *