Kabupaten Bandung.Swara Wanita Net.-Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong kebutuhan penguatan infrastruktur, penambahan dan modernisasi peralatan laboratorium, serta dukungan anggaran guna meningkatkan kualitas pelayanan pengujian dan sertifikasi mutu barang agro di UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro.
Hal itu dikemukakan Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Lina Ruslinawati di UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro yang berlokasi di Cinunuk, Kabupaten Bandung, Senin (27/07/2026).
Menurut Lina, peningkatan pelayanan di UPTD tersebut bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026 sekaligus membahas rencana program dan kegiatan Tahun Anggaran 2027. sebab, untuk memastikan pelayanan pengujian dan sertifikasi mutu barang agro dapat berjalan secara optimal dalam mendukung kebutuhan masyarakat maupun pelaku usaha di sektor agro.
“Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain kebutuhan penguatan infrastruktur, penambahan dan modernisasi peralatan laboratorium, serta dukungan anggaran guna meningkatkan kualitas pelayanan pengujian dan sertifikasi mutu barang agro,” ucap Lina.
Selain melakukan peninjauan, Lina menambahkan, Komisi II juga membahas berbagai kebutuhan fasilitas yang masih perlu ditingkatkan. Pembahasan tersebut mencakup evaluasi terhadap sarana dan prasarana yang telah direhabilitasi maupun ditingkatkan melalui Tahun Anggaran 2026, guna memastikan pemanfaatannya berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan.
“Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat menerima berbagai masukan terkait tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi balai. Komisi II menilai bahwa peningkatan kapasitas UPTD menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung daya saing produk agro Jawa Barat,” kata Lina.
Melalui kunjungan kerja ini, Lina mengharapkan UPTD Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro dapat terus meningkatkan kapasitas pelayanan, memperkuat jaminan mutu produk agro, serta memberikan layanan yang semakin optimal bagi masyarakat dan pelaku usaha. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan daya saing produk agro Jawa Barat di tingkat regional maupun nasional.
“Sehingga, masyarakat Jawa Barat dapat merasakan manfaat secara langsung dari UPTD tersebut,” tutup Lina.*









