Prof.Dr. Rokhmin Dahuri : Delapan Hari Bersama Rakyat, Belanja Masalah Menyerap Aspirasi

Prof.Dr.Rokhmin Dahuri : Delapan Hari Bersama Rakyat, Belanja Masalah Menyerap Aspirasi

Oleh Jeremy Huang Wijaya.

Prof Dr Rokhmin Dahuri adalah Wakil Rakyat yang paling produktif, merakyat dan menyatu dengan Rakyat.

Prof Dr Rokhmin Dahuri adalah Anggota Komisi IV DPR RI dari Daerah Pemilihan Kab Cirebon, Kota Cirebon, dan Kabupaten Indramayu Sejak Juli 2026 selalu mengunjungi Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, dan Kabupaten Indramayu melaksanakan rangkaian kegiatan Reses dengan mengunjungi masyarakat, berdialog bersama para Konstituen, serta Menyerap Berbagai Aspirasi yang berkembang di wilayah Kab Cirebon, Kota Cirebon dan Kab Indramayu.

Selama delapan hari Prof Dr Rokhmin Dahuri turun langsung menemui masyarakat koordinator desa, atau Kordes, Tokoh Masyarakat, petani, nelayan, pembudidaya ikan, pelaku UMKM, kelompok usaha, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

Menurut Prof Dr Rokhmin Dahuri, Reses bukan sekedar agenda formal atau kunjungan seremonial seorang anggota DPR RI. Reses merupakan kewajiban konstitusional sekaligus tanggung jawab moral untuk hadir di tengah rakyat, melihat kondisi nyata real di lapangan melakukan “belanja masalah” dan bersama sama merumuskan solusi. Belanja masalah adalah mendengarkan, menyerap aspirasi, menyalurkan permintaan dan masalah yang ada di masyarakat di salurkan ke pihak dinas instansi terkait.

Dalam setiap pertemuan, Prof Rokhmin mengedepankan dialog dan musyawarah. Masyarakat tidak boleh hanya ditempat kan sebagai penerima program, tetapi harus menjadi subyek utama pembangunan yang dilibatkan, sejak proses perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan hingga pengawasan.

Aspirasi masyarakat tersebut akan menjadi bahan perjuangan melalui tiga fungsi utama DPR RI yaitu Legislasi, penganggaran dan pengawasan. Berbagai persoalan yang di temukan di lapangan selanjutnya akan dikoordinasikan dengan kementerian, lembaga pemerintah, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta para pemangku terkait agar dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan program yang tepat sasaran.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Prof Dr Rokhmin Dahuri juga menyalurkan sebanyak 1036 paket bantuan pangan dari Bulog, masing masing berisi lima kilogram beras. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Namun, Prof Dr Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa bantuan pangan bukanlah tujuan akhir pembangunan. Bantuan harus menjadi pemantik untuk memperkuat solidaritas sekaligus diikuti program pemberdayaan yang mampu meningkatkan ketrampilan produktivitas, akses usaha, lapangan kerja, pendapatan dan kemandirian masyarakat.

Kehadiran seorang wakil rakyat tidak cukup hanya ditujukan dengan membagikan bantuan. Yang jauh lebih penting adalah memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap sarana produksi, tekhnologi, pendidikan, pelatihan, pembiayaan, pendampingan usaha serta kepastian pasar agar mampu hidup semakin produktif dan sejahtera.

Rangkaian kegiatan reses Prof Dr Rokhmin Dahuri juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan hidup, termasuk melalui kegiatan pelestarian dan penanaman mangrove. Pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat harus berjalan beriringan dengan perlindungan ekosistem, karena bagi Prof Dr Rokhmin Dahuri kelestarian alam merupakan Fondasi dasar bagi keberlanjutan kehidupan dan sumber penghidupan masyarakat.

Prof Dr Rokhmin menyampaikan apresiasinya dan terima kasih kepada seluruh masyarakat kordes, tokoh masyarakat, petani, nelayan, pelaku usaha, pemerintah desa, serta seluruh pihak yang telah menyampaikan aspirasinya secara terbuka dan ikut bermusyawarah mencari jalan keluar atas berbagai persoalan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *