Ajarkan Masyarakat untuk siap sedia hadapi gempa

Ajarkan Masyarakat untuk siap sedia hadapi gempa

Oleh Jeremy Huang Wijaya

BMKG merilis Hari Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 04:58:23 WIB wilayah Flores, Nusa Tenggara timur diguncang gempa bumi tektonik 7,7 SR.
Joyo boyo juga meramalkan terjadi nya gempa di mana mana.
Secara geografis, Indonesia berada di wilayah lingkaran api pasifik atau cincin api pasifik dimana merupakan pertemuan tiga lempeng tektonik dunia seperti Lempeng Indo-Austalia, Lempeng Eurasia dan Lempek Pasifik. Secara otomatis akan banyak terjadi gempa dan Gunung Erupsi.
Cincin Api Pasifik memiliki antara 750 dan 915 gunung berapi aktif atau tidak aktif, atau sekitar dua pertiga dari total gunung berapi dunia.

BMKG merilis ada 13 Megathrust yang tersebar d Indonesia. Beberapa di antaranya mengalami pecah segmen hingga membentuk segmen yang baru, seperti Segmen Mentawai yang dibagi menjadi Segmen Mentawai-Siberut dan Segmen Mentawai-Pagai, di mana keduanya berada di dekat Pulau Mentawai dan pesisir barat Sumatera Utara.

Ada juga segmen Jawa yang dibagi menjadi tiga segmen, yakni segmen Selat Sunda-Banten, Segmen Jawa Barat, dan Segmen Jawa Tengah-Jawa Timur.”
“Indonesia memiliki lima zona lempeng aktif, yakni Sumatran Megathrust, Java Megathrust, Banda Megathrust, Northern Sulawesi Thrust, dan Philippine Thrust. Kondisi ini membuat Indonesia rentan bencana karena dari lima zona tersebut terdapat sekitar 16 segmen aktif yang berpotensi memicu gempa besar dan tsunami.

Dilansir dari laman BNPB, megathrust adalah istilah untuk menyebut gempa bumi yang terjadi di sepanjang batas subduksi, di mana saat satu lempeng tektonik bergerak ke bawah lempeng lainnya. Biasanya, gempa dengan jenis ini memiliki magnitudo sangat besar dan bahkan bisa di atas 8,0.

Indonesia juga memiliki lima zona lempeng aktif yakni Sumatran Megathrust, Java Megathrust, Banda Megathrust, Northern Sulawesi Thrust dan Philippine Thrust. Kondisi ini membuat Indonesia rawan Bencana gempa.
Yang perlu diwaspadai juga aktivitas lempeng lempeng Selatan Jawa dan Selat Sunda.
“Adapun seluruh Pantai Selatan Jawa berada di Zona Megathrust, yakni sumber gempa tumbukan lempeng di kedalaman dangkal.

Dalam hal ini, lempeng samudra yang menujam ke bawah lempeng benua membentuk medan tegangan (stress) pada bidang kontak antar lempeng yang kemudian dapat bergeser secara tiba-tiba memicu gempa. Jika terjadi gempa, maka bagian lempeng benua yang berada di atas lempeng samudra bergerak terdorong naik (thrusting”
Seharusnya pemerintah harus mengaktifkan dan mensosialisasikan penanganan Pasca Gempa dan Mensosialisasikan aktivitas lempeng lempeng untuk menghindari korban bencana gempa

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *