Bekasi.Swara Wanita Net.-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. Hj. Cucu Sugiarti, S.I.P., M.Pd., kembali turun ke tengah masyarakat guna menjalankan fungsi pengawasan roda pemerintahan. Agenda pengawasan kali ini digelar bersama pengurus dan anggota Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Kecamatan Cibitung pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat RT 004 RW 011, Perum Villa Mutiara Jaya III, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi ini dikemas dalam bentuk dialog interaktif untuk mendengarkan langsung dinamika di akar rumput.

Menurut Dr. Cucu Sugiarti, kolaborasi dengan mitra strategis seperti RKI sangat krusial. Forum ini menjadi sarana efektif untuk menyerap aspirasi sekaligus mengidentifikasi berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat secara langsung.
“Pengawasan pemerintahan bukan sekadar melihat data di atas meja, melainkan memastikan kebijakan yang diambil pemerintah provinsi benar-benar menyentuh dan menyelesaikan masalah warga, khususnya dalam lingkup terkecil yaitu keluarga,” ujar legislator dari Fraksi PKS tersebut.
Dalam diskusi yang berjalan dinamis tersebut, warga dan kader RKI mengemukakan berbagai persoalan mendasar di lapangan, di antaranya:
Hambatan Usulan SIPD: Warga mengeluhkan aspirasi pembangunan fisik lingkungan yang sudah seringkali diajukan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), namun berulang kali gagal terealisasi di tahap akhir.
Sinkronisasi Beasiswa BANPIN: Program Beasiswa Bantuan Pendidikan (BANPIN) yang statusnya sudah disetujui, hingga kini belum bisa dicairkan akibat belum adanya sinkronisasi teknis yang matang antara pihak pemerintah provinsi dan pihak kampus. Warga meminta komitmen pengawalan penuh agar beasiswa ini benar-benar cair.
Isu Ketahanan Keluarga & Sosial: Kebutuhan akses layanan kesehatan dasar yang merata, serta program pelatihan pemberdayaan ekonomi mandiri bagi ibu rumah tangga.

Menanggapi keluhan tersebut, Dr. Cucu Sugiarti menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat dua isu krusial tersebut di tingkat parlemen. Ia berjanji akan mempertanyakan langsung mandeknya usulan SIPD dan menyurati dinas terkait untuk segera membereskan kendala komunikasi dengan pihak kampus penerima beasiswa BANPIN.
Seluruh masukan, keluhan, dan usulan yang disampaikan oleh peserta dialog telah dicatat secara komprehensif. Dr. Cucu menegaskan bahwa poin-poin tersebut akan dijadikan bahan evaluasi formal serta bahan tindak lanjut dalam rapat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat demi mendongkrak kualitas pelayanan birokrasi kepada masyarakat Tutup Dr.Cucu Sugiarti. (AP)











