Diah Fitri Maryani Dorong Peningkatan Sapras di PPS Griya Ramah Anak Subang

Subang.Swara Wanita Net.-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Diah Fitri Maryani, S.E., M.M., mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sosial anak. Hal ini ditegaskannya saat melaksanakan kunjungan kerja ke UPTD Pusat Pelayanan Sosial (PPS) Griya Ramah Anak yang berlokasi di Jalan Raya Kamarung, Pagaden, Kabupaten Subang. Rabu 2 September 2026.

Kunjungan lapangan ini dilakukan untuk meninjau langsung kelayakan fasilitas serta memastikan sarana dan prasarana (sapras) pendukung bagi anak-anak binaan dalam kondisi aman dan memadai.

Dalam peninjauannya, Diah Fitri Maryani melihat secara dekat berbagai fasilitas yang digunakan untuk aktivitas keseharian anak-anak, mulai dari ruang tidur, ruang belajar, hingga area bermain. Menurutnya, lingkungan yang nyaman dan sapras yang lengkap merupakan fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

“Anak-anak yang berada di dalam perlindungan dan pembinaan sosial di PPS Griya Ramah Anak ini berhak mendapatkan kehidupan, pengasuhan, serta fasilitas penunjang yang layak. Oleh karena itu, sarana dan prasarana di sini harus terus diperbaiki dan disesuaikan dengan kebutuhan mereka,” ujar legislator dari Komisi V DPRD Jabar tersebut.

Lebih lanjut, Diah Fitri Maryani menuturkan bahwa berdasarkan Permensos RI No. 4 Tahun 2020, penerima program pelayanan rehabilitasi sosial di UPTD Puspayansos Griya Ramah Anak wajib memenuhi kriteria spesifik, di antaranya:

  1. Tidak terpenuhi kebutuhan dasarnya berupa sandang, pangan, dan papan.
  2. Tidak ada lagi perseorangan, keluarga, dan/atau masyarakat yang mengurus.
  3. Rentan mengalami tindak kekerasan dari lingkungan.
  4. Masih memiliki keluarga tetapi berpotensi mengalami tindak kekerasan, perlakuan salah, eksploitasi, dan penelantaran.

Saat ini, UPTD Puspayansos Griya Ramah Anak menaungi empat satuan pelayanan di bawah Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat yang secara khusus menangani permasalahan anak terlantar di wilayah Jawa Barat. Berdasarkan data terbaru, lembaga ini menangani total 469 anak, yang terdiri dari 206 anak (43,92%) dan 263 anak (56,08%) dengan latar belakang anak dari orang tua ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), korban kekerasan seksual, hingga korban penculikan.

Melihat kompleksnya latar belakang dan besarnya jumlah anak yang ditangani, srikandi PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa DPRD Provinsi Jawa Barat siap mengawal kebijakan anggaran demi memastikan pembenahan sarana operasional di UPTD tersebut berjalan berkesinambungan.

“Kami mendesak Pemprov Jabar untuk tidak ragu memberikan perhatian lebih pada sapras pelayanan sosial anak. Ini bukan sekadar pemenuhan fasilitas fisik, melainkan bentuk pemenuhan hak anak atas perlindungan, pendidikan, dan masa depan yang lebih baik,” pungkas Diah Fitri Maryani.

Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara DPRD Provinsi Jawa Barat dan Dinas Sosial Pemprov Jabar dapat terus diperkuat demi menghadirkan pusat pelayanan sosial yang inklusif, aman, serta ramah bagi seluruh anak yang membutuhkan pembinaan khusus Tutup Diah Fitri Maryani (die)

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *