Subang.Swara Wanita Net.-Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Dra. Hj. Lina Ruslinawati, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk segera mempercepat pembangunan fasilitas tenant yang layak, aman, dan representatif bagi para pelaku UMKM di sepanjang jalur wisata Ciater, Kabupaten Subang.
Hal tersebut ditegaskan Lina saat meninjau langsung kondisi para pedagang lokal dalam agenda Kunjungan Kerja Komisi II DPRD Jawa Barat, Rabu (2/9/2026). Kunjungan lapangan ini dilakukan guna mengawasi proses penataan kawasan pariwisata yang hingga kini dinilai masih menyisakan tantangan bagi keberlangsungan usaha warga.
“Kawasan Ciater merupakan salah satu etalase pariwisata utama di Jawa Barat. Namun, kami memahami bahwa proses penataan pedagang dan pembangunan tenant di sepanjang jalur ini belum sepenuhnya rampung. Kondisi ini menyisakan berbagai tantangan bagi keberlangsungan usaha warga lokal,” ujar Lina Ruslinawati di sela-sela peninjauannya.
Politisi senior Fraksi Partai Gerindra ini menyatakan bahwa kedatangan Komisi II DPRD Jabar ke lokasi merupakan bentuk pengawasan melekat di lapangan. Pihaknya tidak ingin proses pembenahan infrastruktur pariwisata justru mengorbankan nasib para pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari sektor tersebut.
“Penataan kawasan wisata harus berjalan seiring dengan perlindungan ekonomi warga lokal. Karena itu, Komisi II hadir untuk mengawasi langsung dan kami berkomitmen mendorong pemerintah provinsi agar penyelesaian fasilitas tenant ini dapat segera dituntaskan secara layak,” tegas Lina.
Selama peninjauan, Lina juga menyerap berbagai keluhan dan harapan langsung dari para pelaku UMKM. Seluruh aspirasi yang dikumpulkan dari pedagang di kawasan Ciater ini akan dijadikan catatan evaluasi krusial yang siap dikawal dalam rapat kerja resmi bersama dinas terkait di tingkat provinsi.
Menutup keterangannya, Lina mengajak masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Jawa Barat untuk selalu mengutamakan produk dalam negeri. “Mari terus dukung dan pelaris produk-produk UMKM lokal saat berkunjung ke kawasan wisata Jawa Barat!” pungkasnya. (AP)










