Tati Supriati Irwan Simak Langsung Jawaban Gubernur Soal Ranperda Perubahan APBD 2026 di Rapat Paripurna Bandung.Swara Jabbar News Com.-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, Tati Supriati Irwan, S.Sos., mengikuti secara langsung jalannya Rapat Paripurna DPRD Jabar di Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat, 4 September 2026. Rapat paripurna ini beragendakan mendengarkan Jawaban Gubernur atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran (TA) 2026. Sebagai legislator yang duduk di Komisi II (Bidang Perekonomian), Tati Supriati Irwan tampak fokus dan cermat menyimak poin demi poin tanggapan eksekutif. Langkah ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap catatan, evaluasi, dan pemikiran yang telah disampaikan oleh Fraksi Golkar diakomodasi dengan baik oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Anggota dewan perwakilan dari Dapil 3 (Kabupaten Bandung Barat) ini menegaskan bahwa dokumen Perubahan APBD bukan sekadar penyesuaian angka, melainkan instrumen penting untuk menjaga stabilitas dan stimulus ekonomi masyarakat di sisa tahun anggaran 2026. Melalui pengawasan melekat dalam rapat paripurna ini, Tati berkomitmen untuk terus mengawal agar alokasi anggaran belanja daerah benar-benar dialokasikan secara efisien, transparan, serta menyentuh program prioritas yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga Jawa Barat.

Bandung.Swara Jabbar News Com.-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, Tati Supriati Irwan, S.Sos., mengikuti secara langsung jalannya Rapat Paripurna DPRD Jabar di Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat, 4 September 2026.

Rapat paripurna ini beragendakan mendengarkan Jawaban Gubernur atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran (TA) 2026.

Sebagai legislator yang duduk di Komisi II (Bidang Perekonomian), Tati Supriati Irwan tampak fokus dan cermat menyimak poin demi poin tanggapan eksekutif. Langkah ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap catatan, evaluasi, dan pemikiran yang telah disampaikan oleh Fraksi Golkar diakomodasi dengan baik oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Anggota dewan perwakilan dari Dapil 3 (Kabupaten Bandung Barat) ini menegaskan bahwa dokumen Perubahan APBD bukan sekadar penyesuaian angka, melainkan instrumen penting untuk menjaga stabilitas dan stimulus ekonomi masyarakat di sisa tahun anggaran 2026.

Melalui pengawasan melekat dalam rapat paripurna ini, Tati berkomitmen untuk terus mengawal agar alokasi anggaran belanja daerah benar-benar dialokasikan secara efisien, transparan, serta menyentuh program prioritas yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga Jawa Barat. (adv)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *