Bandung Barta.Swara Wanita Net.-Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, Tati Supriati Irwan, S.Sos., kembali melaksanakan agenda rutin Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan. Kali ini, peninjauan dan dialog interaktif dipusatkan di Koperasi Sabilulungan, Desa Cilame, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Jum’at 16 Oktober 2026.

Agenda kerja yang bertujuan untuk menyerap aspirasi sekaligus mengevaluasi penguatan ekonomi di tingkat akar rumput ini disambut antusias oleh kaum perempuan dan ibu-ibu pengurus serta anggota koperasi yang hadir memenuhi lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya, Ketua Koperasi Sabilulungan, Ibu Juwita, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran perwakilan rakyat dari tingkat provinsi tersebut.

“Atas nama keluarga besar Koperasi Sabilulungan, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Tati Supriati Irwan. Kehadiran Ibu di tengah-tengah kami menjadi sebuah kehormatan dan motivasi besar,” ujar Juwita saat membuka acara.
Ibu Juwita juga menegaskan pentingnya dukungan pemerintah agar lembaga ekonomi desa ini dapat terus bertahan dan berkembang. “Koperasi Sabilulungan bukan sekadar tempat simpan-pinjam, melainkan jantung perekonomian rakyat yang berlandaskan asas kekeluargaan. Kami berharap melalui momentum ini, koperasi kami dapat terus dibimbing agar semakin maju demi kesejahteraan seluruh anggota,” tambahnya.

Merespons hal tersebut, Tati Supriati Irwan menyepakati bahwa di tengah arus modernisasi dan ketatnya persaingan ekonomi global saat ini, optimalisasi peran koperasi menjadi sebuah keharusan strategis. Secara khusus, ia memberikan pujian atas dominasi dan peran aktif kaum ibu yang menjadi penggerak utama koperasi tersebut.
“Koperasi adalah jantung perekonomian rakyat yang bergerak atas asas kekeluargaan dan gotong royong. Saya sangat bangga melihat semangat dan peran aktif ibu-ibu di Desa Cilame ini. Kaum perempuan terbukti mampu menjadi pilar tangguh dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga dan desa melalui wadah koperasi,” ungkap Tati. Ia berharap Koperasi Sabilulungan dapat terus berkembang dan memberikan dampak konkret bagi ekonomi kerakyatan di Bandung Barat.
Serap Aspirasi Pemuda, Muncul Usulan Pelatihan Pertanian dan Peternakan.

Kegiatan pengawasan yang berlangsung interaktif ini juga menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan kebutuhan riil di lapangan. Salah satu momen menarik terjadi ketika Jamaludin, seorang Ketua RT setempat yang mewakili generasi muda, menyampaikan keinginan tulusnya langsung kepada Tati Supriati Irwan.
Jamaludin mengusulkan agar pemerintah daerah melalui sinergi DPRD Jawa Barat memfasilitasi adanya pelatihan intensif di bidang pertanian dan peternakan bagi warga sekitar. Langkah ini dinilai penting agar para pemuda dan masyarakat Desa Cilame memiliki keterampilan produktif demi memajukan perekonomian wilayah.

Pihak koperasi melalui Ibu Juwita menyatakan dukungan penuh atas usulan tersebut, mengingat dampaknya yang akan bermuara pada penguatan ekonomi anggota. Menanggapi aspirasi itu, Tati Supriati Irwan yang juga bertugas di Komisi II (Membidangi Perekonomian dan Pertanian) berkomitmen untuk mengawal usulan tersebut agar dapat diintegrasikan dengan program pemberdayaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.(AP)






