Kabupaten Bekasi.Swara Wanita Net.-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. Hj. Cucu Sugiarti, M.Pd., melakukan kunjungan kerja langsung untuk meninjau perkembangan program pemberdayaan ekonomi umat di Masjid Al-Ghodfan.
Fasilitas peternakan berbasis komunitas ini berlokasi strategis di area Gerbang Gading Terrace, Perumahan Vila Mutiara Gading 2, RT 04 / RW 23, Desa Karangsatria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Program hibah tersebut dirancang khusus untuk mendorong kemandirian pangan sekaligus menciptakan episentrum ekonomi baru di lingkungan tempat ibadah.
Kunjungan ini berfokus pada evaluasi pemanfaatan fasilitas kandang ayam yang berhasil dibangun melalui program Hibah Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui sinergi dengan Dinas Peternakan.
Program hibah ini dirancang khusus untuk mendorong kemandirian pangan sekaligus menciptakan episentrum ekonomi baru berbasis rumah ibadah. Dengan memanfaatkan area di sekitar Masjid Al-Ghodfan, pengelolaan peternakan ayam ini diharapkan tidak hanya memasok kebutuhan protein masyarakat sekitar, tetapi juga menjadi sumber operasional dan kegiatan sosial peribadatan secara mandiri.
Dalam peninjauannya, Dr. Hj. Cucu Sugiarti memberikan apresiasi tinggi terhadap manajemen pengelolaan kandang yang dinilai bersih, modern, dan dikelola secara produktif oleh pengurus bersama warga setempat.
“Ketahanan pangan yang kokoh harus kita bangun dari unit terkecil di masyarakat, salah satunya melalui optimalisasi ekosistem berbasis masjid. Keberhasilan kandang ayam di Masjid Al-Ghodfan ini adalah bukti nyata bahwa jika program hibah dari Pemprov Jabar dan Dinas Peternakan dikawal dengan komitmen tinggi, dampaknya akan langsung dirasakan pada kesejahteraan ekonomi warga,” ujar legislator Jabar tersebut di sela-sela peninjauannya.
Program bantuan ini mencakup pengadaan bibit ayam unggul, pembangunan fasilitas kandang yang higienis, serta dukungan pakan yang memadai. Melalui dinas terkait, Pemprov Jabar juga memastikan adanya pendampingan teknis agar para pengelola memiliki kompetensi yang baik dalam hal biosafety dan ketahanan pangan lokal.
Melalui momentum ini, Dr. Hj. Cucu Sugiarti menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memperluas program serupa di berbagai wilayah Jawa Barat. Langkah integrasi antara fungsi spritual masjid dan fungsi pemberdayaan ekonomi peternakan dinilai menjadi formula jitu dalam mewujudkan target Jabar yang mandiri dan berdaulat pangan. (AP)






