Bekasi.Swara Wanita Net.-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. Hj. Cucu Sugiarti, S.I.P., M.Pd., menghadiri dan memberikan dukungan penuh pada perhelatan Ketapel Fest 2026 yang berlangsung di Kebun MGA, Perumahan Griya Asri 2, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Mengusung tema “Dari Kebun ke Dapur Keluarga”, perhelatan yang digagas oleh Bidang Ketahanan Pangan, Energi, dan Keluarga DPC PKS Tambun Selatan ini menekankan pentingnya peran perempuan dan ibu dalam menjaga kedaulatan pangan.
Dalam acara yang bertepatan dengan momentum Hari Pangan tersebut, tokoh yang akrab disapa Bu Cucu Saduddin ini secara simbolis melakukan aksi panen cabai bersama pengurus lingkungan serta Paguyuban Petani Griya Asri. Sinergi perkotaan (urban farming) ini terbukti sukses mengubah lahan pekarangan menjadi ruang hijau yang produktif dan bernilai ekonomi.
Dr. Cucu Sugiarti menyatakan bahwa ketahanan pangan nasional yang paling kokoh justru berakar dari ketahanan pangan di tingkat domestik rumah tangga.
“Ketahanan pangan keluarga itu sejatinya sangat dekat dengan keseharian kita. Peran sentral seorang ibu dalam mengatur dapur sangat menentukan. Menanam cabai atau
“Ketahanan pangan keluarga itu sejatinya sangat dekat dengan keseharian kita. Peran sentral seorang ibu dalam mengatur dapur sangat menentukan. Menanam cabai atau merawat tanaman sayur di pekarangan rumah bukan lagi sekadar hobi, melainkan langkah konkret kaum perempuan dalam melindungi keluarga dari fluktuasi harga bahan pokok di pasar,” tutur politisi senior PKS.
Ketapel Fest 2026 tidak hanya menjadi ajang panen bersama. Ruang kolaborasi lintas komunitas ini juga mengedukasi warga mengenai kepedulian lingkungan melalui program penukaran sampah plastik dengan 100 bibit tanaman baru. Harapannya, para ibu yang hadir dapat membawa pulang bibit tersebut untuk segera ditanam di pekarangan masing-masing.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Bekasi, Dr. Cucu berkomitmen untuk terus mengawal program-program pemberdayaan perempuan, UMKM, dan kelompok tani di tingkat Provinsi Jawa Barat. Ia berharap gerakan kemandirian pangan berbasis keluarga ini bisa terus konsisten berjalan dan menginspirasi wilayah perkampungan maupun perumahan lain di Bekasi.
Acara kemudian ditutup dengan pembagian hasil panen cabai segar secara merata kepada para ibu dan warga sekitar untuk langsung dimanfaatkan di dapur keluarga masing-masing. (AP)






