Gudang Garam Riwayat mu kini

Gudang Garam Riwayat mu kini
Oleh Jeremy Huang

人生在世,荣耀、地位、财富都有期限
Rénshēng zàishì, róngyào, dìwèi, cáifù dōu yǒu qíxiàn artinya Dalam kehidupan selalu ada batasan waktu kadaluwarsa kejayaan, kedudukan dan kekayaan
Siapa yang tidak kenal rokok kretek Gudang Garam yang sudah terkenal sejak tahun 1960an.
Tahun 1960-2020an Gudang Garam, Djarum dan Sampurna menguasai bisnis rokok.
Ayah Penulis waktu masih hidup penggemar fanatik rokok merk Gudang Garam. Ayah Penulis jika beli rokok Gudang garam hingga 2 box besar 1 box besar isi 10 pak. Habis dalam waktu 2 hari karena kedua kakak saya yaitu Paulus dan Yoel penggemar rokok Gudang Garam.
Gudang Garam berawal dari produsen rokok perumahan tahun 1956 di kediri, didirikan oleh Tjoa Ing Hwie (Surya Wonowidjojo).
Awalnya Surya Wonowidjojo memproduksi Kretek Kelobot dengan merk dirinya yaitu Ing Hwie.
Kemudian suatu hari Surya Wonowidjojo bermimpi, kemudian Surya Wonowidjojo mengganti nama perusahaan nya dari In g Hwie menjadi Gudang Garam. Tahun 1958 Perusahaan Rokok Tjap Gudang Garam resmi menjadi perusahaan. Tahun 1958 ada tiga produk utamanya yaitu Sigaret Kretek Klobot (SKL), Sigaret Kretek Linting Mesin(SKM) dan Sigaret Kretek Linting Tangan(SKT) .
Kejayaan Gudang Garam 1980-an, Gudang Garam sudah mengoperasikan pabrik seluas 240 hektare yang memproduksi jutaan batang rokok per harinya. Setoran cukai ke pemerintah pun sangat besar.

Pada 1990-an, Gudang Garam menjelma menjadi salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia. Pondasi bisnisnya sangat kuat dengan terus mencetak untung besar
Surya Wonowidjojo, meninggal pada 28 Agustus 1985.
Saat ini Presiden Direktur Gudang Garam Tbk adalah Susilo Wonowidjojo.
Susilo merupakan anak ketiga dari Surya Wonowidjojo, pendiri Gudang Garam. Ia diangkat menjadi Presiden Direktur sejak 20 Juni 2009.
Sedih ketika mendengar bahwa Gudang Garam merencanakan memPHK karyawan karena kerugian perusahaan.
Bea Cukai yang tinggi memberatkan operasional perusahaan sudah selayaknya pemerintah meninjau ulang Bea cukai yang tinggi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *