Sumedang.Swara Wanita Net.-Ketua Fraksi DPRD Provinsi Jawa Barat Dr.Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos, M.M menghadiri dan membuka kegiataan Pelatihan Kerja Mandiri Melalui Mobile Training Unit (MTU) Kejuruan Tata Boga dan Barista yang diseenggarakan bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno bertempat di Café & Resto Palasari Sumedang .Senin 8 Juni 2026.
Kegiataan ini di hadiri juga Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat Dra. Hj. I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka, M.Si., Asep Ronny Hidayat, S.A.P. – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumedang sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Sumedang. Perwakilan Balai Latihan Kerja (BLK) / Disnakertrans Provinsi Jawa Barat – Selaku pihak penyelenggara teknis yang memfasilitasi unit armada MTU beserta instruktur pelatihnya. Serta Para Peserta Pelatihan – Masyarakat Sumedang yang telah lolos tahap seleksi wawancara untuk mengikuti kelas kejuruan Tata Boga dan Barista.

Legislator PDI Perjuangan Ineu Purwadewi Sundari dari Dapil Jabar XI (Sumedang, Majalengka, dan Subang) mengatakan di tengah tantangan ekonomi, tingginya angka penggangguran, serta kebutuhan akan lapangan kerja semakin besar, pelatihan ketrampilan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing masyarakat sekaligus mendorong lahirnya wirausaha-wirausaha baru.
Tujuan dan Materi Tata Boga, Membekali peserta dengan keterampilan mengolah makanan, manajemen dapur skala kecil, hingga teknik penyajian (plating). Praktik mencakup pembuatan hidangan seperti roti, pastry, dan masakan komersial lainnya.
Barista, Memberikan pelatihan meracik kopi, pengenalan biji kopi, teknik penyeduhan manual, penggunaan mesin espresso, hingga kreasi latte art
Diharapkan program ini dapat berkontribusi dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di Jawa Barat, serta menjadi bekal bagi peserta untuk lebih mandiri, produktif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat ungkap Ineu Purwadewi Sundari.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat, I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka menyatakan bahwa tenaga kerja saat ini secara jumlah memang lebih besar bergerak di sektor informal dibandingkan dengan sektor formal.
Oleh karena itu, beliau menegaskan beberapa poin penting terkait program Mobile Training Unit (MTU) kejuruan Tata Boga dan Barista:
Peluang Luar Biasa: Bidang kuliner (tata boga) dan barista dinilai memiliki potensi serta peluang pasar yang sangat besar di tengah masyarakat saat ini.
Bibit Unggul Wirausaha, Beliau berharap para peserta pelatihan dapat menjadi “bibit-bibit unggul” yang siap berwirausaha secara mandiri.
Peningkatan Kompetensi, Program MTU ini dirancang sebagai langkah nyata pemerintah untuk menjemput bola dalam meningkatkan kompetensi, kreativitas, serta kemandirian ekonomi masyarakat langsung di wilayah mereka Pungkasnya. (AP)











