Kabupaten Bandung.Swara Wanita Net.-Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Tia Fitriani, menggelar Reses III Tahun Sidang 2025–2026 di Aula RM Ponyo, Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan reses tersebut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, ketua RT dan RW, serta kader dan relawan Partai NasDem dari berbagai wilayah di Kecamatan Nagreg.
Dalam kesempatan itu, Tia Fitriani menegaskan bahwa reses merupakan momentum penting bagi anggota legislatif untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan konstituennya.
Menurutnya, Partai NasDem terus berkomitmen menghadirkan kader-kader yang bekerja untuk kepentingan masyarakat dan mengawal berbagai kebutuhan warga di daerah pemilihan.
“Sebagai wakil rakyat, tugas kami adalah memastikan aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan dan menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya di hadapan peserta reses.
Selain menyerap berbagai masukan dari masyarakat, Tia juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk melakukan konsolidasi organisasi bersama para pengurus dan kader Partai NasDem yang baru dilantik.
Ia mengapresiasi antusiasme para kader yang hadir dan mengajak seluruh jajaran partai untuk terus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa. Menurutnya, keberadaan kepengurusan yang solid menjadi modal penting dalam menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat.
Pada kesempatan itu, Tia juga menyampaikan rencana pemberian perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan bagi para pengurus partai. Program tersebut diharapkan dapat memberikan jaminan sosial dan perlindungan bagi kader yang aktif menjalankan kegiatan organisasi.
“Kami ingin para pengurus memiliki perlindungan yang memadai sehingga dapat menjalankan aktivitas organisasi dengan lebih tenang dan maksimal,” katanya.
Lebih lanjut, Tia mendorong percepatan pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa agar jaringan pelayanan dan penyerapan aspirasi masyarakat semakin kuat dan merata.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog. Berbagai aspirasi yang disampaikan warga mulai dari persoalan sosial, pembangunan lingkungan, hingga kebutuhan pemberdayaan masyarakat menjadi catatan yang akan dibawa Tia dalam pembahasan di DPRD Jawa Barat.
Melalui reses tersebut, Tia berharap hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjaga sehingga setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan warga di lapangan.*










