Cetak Sejarah! Tati Supriati Irwan Jadi Dewan Jabar Pertama yang Tembus Desa Wangunsari

Bandung Barat.Swara Wanita Net.-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, Tati Supriati Irwan, S.Sos., menggelar agenda Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Desa Cikadu, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat. Minggu 9 Agustus 2026.

Desa Cikadu yang memiliki motto Cikadu Mantul yakni Mandiri Amanah Transparan Unggul.

Kunjungan kerja ini difokuskan untuk memastikan akuntabilitas tata kelola administrasi desa, optimalisasi penyerapan anggaran, serta ketepatan sasaran program bantuan yang dikucurkan oleh pemerintah.

Sebagai legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Bandung Barat, Tati menegaskan bahwa pengawasan langsung ke tingkat desa merupakan instrumen krusial demi mewujudkan asas good governance yang transparan dan akuntabel di instansi pemerintahan Desa.

Kehadiran Anggota Komisi II DPRD Jabar ini disambut antusias dan penuh rasa haru oleh jajaran Pemerintah Desa Cikadu. Dalam sambutan lengkapnya, Kepala Desa Cikadu, Deep Chobir, S.T., menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus mengungkap fakta bahwa kunjungan ini menjadi sejarah baru bagi desa mereka.

“Hari ini merupakan momentum yang sangat bersejarah bagi seluruh warga kami. Sepanjang berdirinya pemerintahan di desa ini, Ibu Tati Supriati Irwan adalah satu-satunya dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat pertama yang datang langsung menginjakkan kaki di Desa Cikadu. Kehadiran beliau membuktikan komitmen nyata seorang wakil rakyat yang tidak lupa pada masyarakat di akar rumput,” ungkap Deep Chobir, S.T. dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Mendengar pernyataan haru dari Kepala Desa, Tati Supriati Irwan, S.Sos., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas sambutan luar biasa dari seluruh elemen masyarakat. Dalam pidato sambutannya, Srikandi Partai Golkar ini menegaskan komitmennya untuk menghapus batasan jarak antara wakil rakyat dan konstituennya.

“Saya merasa sangat terhormat, sekaligus terenyuh mendengar bahwa saya adalah Anggota DPRD Jabar pertama yang hadir di sini. Bagi saya pribadi, tidak ada istilah desa terpencil atau wilayah yang terlalu jauh. Selagi wilayah itu dihuni oleh masyarakat Kabupaten Bandung Barat, maka di situlah kewajiban saya untuk datang, mendengar, dan memperjuangkan nasib bapak dan ibu sekalian,” tegas Tati Supriati Irwan di hadapan warga Desa Cikadu.

“Aparatur desa adalah garda terdepan pelayanan publik. Melalui pengawasan berkala ini, kita ingin memastikan seluruh program strategis—baik dari pusat, provinsi, maupun kabupaten—berjalan linier tanpa sumbatan regulasi, sehingga asas manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Cikadu. Segala keterbatasan infrastruktur jalan, kendala pertanian, dan aspirasi yang disampaikan hari ini tidak akan saya biarkan terkubur di sini. Saya bawa ini sebagai oleh-oleh perjuangan ke Gedung DPRD Jawa Barat,” lanjutnya secara lugas.

Aspirasi Nyata dari Akar Rumput Desa Cikadu.

Momentum langka ini tidak disia-siakan oleh warga. Melalui sesi dialog interaktif yang berjalan hangat, perwakilan tokoh masyarakat, kelompok tani, dan pemuda Desa Cikadu secara langsung menyampaikan sejumlah aspirasi krusial yang selama ini menjadi kendala utama di wilayah mereka, di antaranya:

Rehabilitasi Jalan Utama: Warga mendesak percepatan perbaikan akses infrastruktur jalan kabupaten di wilayah Cikadu yang kondisinya rusak parah dan menghambat urat nadi perekonomian serta mobilitas harian masyarakat.

Dukungan Sektor Pertanian: Mengingat mayoritas penduduk bekerja di sektor agraris, para petani mengusulkan bantuan modal, ketersediaan pupuk bersubsidi yang stabil, serta perbaikan sistem irigasi demi mendongkrak hasil panen.

Pemberdayaan Ekonomi Perempuan & Pemuda: Permohonan pelatihan keterampilan UMKM terpadu serta bantuan alat produksi untuk kelompok perempuan dan generasi muda guna menekan angka pengangguran.

Sarana Keagamaan dan Pendidikan: Usulan fasilitasi bantuan renovasi untuk sejumlah sarana ibadah (masjid/mushola) serta peningkatan fasilitas madrasah di lingkungan desa.

Menanggapi rentetan aspirasi langsung dari masyarakat tersebut, Tati Supriati Irwan mencatat dengan saksama seluruh poin yang disampaikan. Beliau berkomitmen penuh untuk mengawal, mengelompokkan urgensinya, dan memperjuangkan aspirasi warga Desa Cikadu pada rapat kerja bersama dinas terkait di tingkat Pemerintahan Provinsi Jawa Barat agar asas manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat Pungkas Tati Supriati Irwan. (AP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *