Prof.Dr. Ir.Rokhmin Dahuri : Kreatif Di Saat Krisis Ternak Lele
Oleh Jeremy Huang Wijaya
Menurut Prof Ir Dr Rokhmin Dahuri anggota Komisi IV DPR RI yang juga merupakan mantan menteri Kelautan dan Perikanan mengatakan dalam kehidupan dibutuhkan kreativitas untuk maju, apalagi disaat Krisis.
Salah satu caranya meningkatkan pendapatan adalah memanfaatkan lahan ternak lele di kolam terpal sambil menanam sayuran hidroponik. Sehingga dapat mencukupi kebutuhan hidup.
Lele mudah diternak.
Prof Dr Rokhmin Dahuri juga menegaskan
Kandungan Nutrisi dalam Ikan Lele
Dalam satu porsi atau sekitar 100 gram ikan lele segar, terdapat 105 kalori dan berbagai nutrisi berikut ini:
18 gram protein
3 gram lemak
50 gram natrium
237 miligram asam lemak omega-3
337 miligram asam lemak omega-6″
Ikan Lele mengandung Vitamin B 12
Ikan Lele mengandung lemak omega-3 dalam ikan lele baik untuk menjaga kesehatan otak serta dapat mencegah pikun, depresi, dan gangguan kognitif. Meski demikian, manfaat ikan lele untuk menjaga kesehatan otak masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Ikan Lele dapat mencegah Anemia
Ikan lele merupakan salah satu sumber makanan kaya vitamin B12 yang penting untuk mencegah anemia. Tak hanya mencegah, ikan lele juga bisa menjadi pilihan menu sehat untuk penderita anemia.
Langkah awal dalam cara ternak lele di kolam terpal sambil menanam sayuran adalah menyiapkan kolam yang ukurannya disesuaikan dengan ketersediaan lahan. Kolam dapat dibuat menggunakan rangka bambu, kayu, besi, maupun susunan bata yang kemudian dilapisi terpal agar air tidak merembes ke tanah. Pastikan terpal dalam kondisi baik dan tidak mudah bocor agar dapat digunakan dalam jangka waktu cukup lama.
Kolam yang sudah siap tidak sebaiknya langsung digunakan untuk menebarkan bibit lele. Isi kolam dengan air dan biarkan terlebih dahulu agar kondisi air lebih stabil. Langkah ini membantu menciptakan lingkungan yang lebih sesuai bagi ikan sebelum proses pemeliharaan dimulai.
Kondisi air juga perlu diperhatikan selama masa budidaya. Air yang terlalu keruh, berbau menyengat, atau dipenuhi sisa pakan dapat mengganggu kenyamanan lele. Oleh karena itu, pemeriksaan secara rutin diperlukan agar perubahan kualitas air dapat segera diketahui dan ditangani












