Wujud Kepedulian Nyata, Anggota DPRD Jabar Dessy Susilawati Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi  

Kabupaten Sukabumi.Swara Wanita Net.-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hj. Dessy Susilawati, S.Pd.I., beserta DPD PAN Kabupaten Sukabumi bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak bencana kebakaran besar di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

 

Kebakaran hebat yang terjadi pada akhir Juli lalu telah menghanguskan puluhan rumah panggung tradisional beratap ilalang. Peristiwa ini mengakibatkan ratusan jiwa kehilangan tempat tinggal dan terpaksa bertahan di posko pengungsian. Sebagai legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota dan Kabupaten Sukabumi, Dessy Susilawati menegaskan komitmennya untuk mengawal proses pemulihan para korban secara total.

 

“Kami menyampaikan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Kasepuhan Ciptamulya. Kehadiran kami di sini bukan sekadar mengantar bantuan logistik, tetapi untuk memastikan bahwa negara dan wakil rakyat hadir di tengah masa sulit mereka,” ujar Dessy Susilawati dalam keterangannya.

 

Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan dasar mendesak, mulai dari bahan pangan pokok, pakaian layak pakai, perlengkapan bayi, alat sanitasi, hingga kebutuhan harian untuk dapur umum. Guna mengoptimalkan penanganan di lapangan, Dessy juga bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Kementerian Sosial RI, Palang Merah Indonesia (PMI), serta Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN).

 

Selain memastikan kebutuhan logistik darurat terpenuhi, Dessy Susilawati berjanji akan mengawal aspirasi warga adat di tingkat provinsi, khususnya terkait percepatan rekonstruksi rumah adat yang memiliki nilai budaya tinggi.

 

“Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya adalah aset budaya Jawa Barat yang sangat berharga. Oleh karena itu, selain pemulihan fisik dan psikologis warga, kami akan mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk ikut memfasilitasi pembangunan kembali rumah-rumah adat yang arsitekturnya harus tetap terjaga kelestariannya,” pungkas Dessy.*

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *