Kawal Pendidikan Inklusif, Legislator PSI Iwan Koswara Tinjau Pembangunan SLB Negeri Medan Satria Bekasi.

Bekasi.Swara Wanita Net.-Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Koswara, S.Pd.I, melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pembangunan SLB Negeri Medan Satria, Kota Bekasi. Selasa 8 September 2026.Kunjungan lapangan ini dilakukan untuk memastikan proyek infrastruktur pendidikan inklusif tersebut berjalan sesuai target demi memenuhi hak anak-anak berkebutuhan khusus di wilayah Bekasi.

Pembangunan SLB Negeri Medan Satria sendiri telah melewati tahapan krusial, mulai dari peletakan batu pertama (groundbreaking) hingga penandatanganan berita acara teknis Mutual Check Awal (MC-0) oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Kehadiran Iwan Koswara berfungsi sebagai fungsi pengawasan legislatif untuk memastikan realisasi fisik bangunan berjalan optimal.

“Pendidikan inklusif yang layak dan terjangkau adalah hak mendasar bagi setiap anak, tidak terkecuali anak-anak berkebutuhan khusus di Kota Bekasi. Kami di Komisi V DPRD Jabar berkomitmen mengawal proyek ini agar selesai tepat waktu dan memiliki fasilitas yang benar-benar adaptif serta ramah disabilitas,” ujar Iwan Koswara yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPW PSI Jawa Barat.

Kecamatan Medan Satria merupakan salah satu wilayah padat penduduk di Kota Bekasi yang sangat membutuhkan fasilitas sekolah luar biasa negeri. Kehadiran sekolah ini diharapkan dapat memotong jarak tempuh dan mengurangi beban biaya pendidikan bagi keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus.

Dalam peninjauan tersebut, Komisi V DPRD Jabar menekankan tiga poin utama kepada pihak pelaksana proyek:

Percepatan Target Waktu: Memastikan progres pembangunan fisik berjalan sesuai dengan lini masa agar sekolah dapat segera beroperasi.

Kualitas Sarana Prasarana: Menjaga standar ruang kelas, aksesibilitas kursi roda, dan fasilitas penunjang lain agar aman bagi siswa difabel.

Transparansi Anggaran: Memastikan alokasi dana dari Pemprov Jabar terserap dengan akuntabel dan minim penyimpangan.

Komisi V DPRD Jawa Barat menegaskan akan terus memonitor proyek ini secara berkala hingga gedung sekolah siap diserahterimakan dan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar Tutup Iwan Koswara, (die)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed