Kunjungi SLB Negeri Ciparay, Legislator PSI Iwan Koswara Dorong Percepatan Sarana Inklusi dan Kesejahteraan Guru di Jabar

Kabupaten Bandung.Swara Wanita Net.-Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Iwan Koswara, S.Pd.I., melakukan kunjungan kerja langsung ke SLB Negeri Ciparay, Desa Cikoneng, Kabupaten Bandung. Kunjungan lapangan ini dilakukan guna meninjau progres pembangunan infrastruktur Unit Sekolah Baru (USB) serta memastikan pelayanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) berjalan optimal tanpa hambatan birokrasi.

Sebagai legislator yang membidangi Kesejahteraan Rakyat dan Pendidikan, Iwan Koswara menegaskan bahwa pemenuhan hak pendidikan inklusif yang layak merupakan komitmen utama yang harus dikawal secara konsisten. Kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk berdialog langsung dengan para guru dan tenaga kependidikan guna menyerap aspirasi di lapangan.

“Pendidikan yang setara dan inklusif adalah hak mendasar bagi setiap anak di Jawa Barat, tidak terkecuali bagi adik-adik kita di SLB. Kami di Komisi V DPRD Jabar ingin memastikan fasilitas fisik yang dibangun di SLB Negeri Ciparay ini benar-benar ramah disabilitas, aman, dan menunjang kenyamanan belajar-mengajar,” ujar Iwan Koswara di sela-sela peninjauannya.

Selain menyoroti kesiapan infrastruktur fisik, Wakil Ketua DPW PSI Jawa Barat ini juga menaruh perhatian besar pada beban administrasi dan fungsional para guru SLB.

Menurutnya, regulasi dan sistem pelaporan yang diturunkan oleh pemerintah daerah tidak boleh sampai membebani efektivitas pengajaran.

“Guru SLB memiliki tanggung jawab moral dan tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Karena itu, negara harus hadir untuk mempermudah urusan administrasi mereka serta menjamin kesejahteraannya, agar fokus mereka tidak terpecah dalam memberikan pendampingan terbaik bagi siswa,” tambah Iwan.

Di akhir kunjungannya, legislator dari Dapil Jawa Barat 8 ini mendorong pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat program vokasional atau kelas keterampilan mandiri. Langkah ini dinilai strategis agar para lulusan SLB memiliki kemandirian ekonomi dan mampu diserap oleh dunia kerja atau sektor wirausaha secara inklusif.(adv)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *