7 Juli 2026 adalah Hari Coklat Sedunia
Oleh Jeremy Huang Wijaya
Ada pepatah mengatakan katakan cinta dengan Coklat.
Jaman dulu waktu penulis sekolah tahun 80-90an seorang cowok yang akan apel pertama (kencan pertama) membawa sebatang coklat Silverqueen dan seikat bunga sebagai buah tangan untuk cewek yang ditaksir nya.
Coklat berasal dari biji kakao sudah disajikan jadi minuman sejak 4000 tahun lalu.
Coklat dapat membuat rileks seseorang.
Cokelat terkenal karena rasanya yang lezat, dan sejarahnya bermula pada zaman kuno, ketika suku Maya menganggap cokelat (minuman kakao yang diseduh dengan air panas) sebagai ‘Makanan Para Dewa’
Waktu itu, cokelat disajikan dengan cara diseduh air panas serta ditambahi kayu manis dan lada. Minuman tersebut dihidangkan di meja Kaisar Moctezuma II oleh bangsa Aztec.
Ada beragam versi sejarah cokelat. Versi pertama, kemungkinan cokelat berasal dari bangsa Maya dari Mesoamerika, yang saat ini meliputi sebagian Meksiko dan Amerika Tengah. Bangsa tersebut dikatakan jadi bangsa pertama yang membudidayakan tanaman kakao.
Pada masa itu, cokelat belum diberi tambahan gula sehingga rasanya cenderung pahit.
Bukti tertua penggunaan kakao bahkan ditemukan pada sisa residu di tembikar kuno yang berasal dari sekitar 1400 SM (sebelum masehi).
Bangsa Olmec di wilayah Mesoamerika dikatakan sebagai peradaban pertama yang mengolah biji kakao, dilansir dari Newsweek.
Mereka memanfaatkan biji kakao untuk membuat minuman yang digunakan dalam ritual keagamaan dan sebagai bagian dari pengobatan tradisional











