Bandung.Swara Wanita Net.-Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Dra. Hj. Lina Ruslinawati, menekankan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi tata ruang dan lingkungan bagi para pelaku usaha pariwisata. Pernyataan tegas ini disampaikan usai jajaran legislatif melakukan kunjungan kerja (kunker) spesifik ke kawasan pengembangan wisata alam yang dikelola oleh Eiger di Jawa Barat.
Legislator dari Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar tersebut menyatakan bahwa DPRD Provinsi Jawa Barat pada dasarnya sangat menyambut baik kehadiran investasi pariwisata alam. Kehadiran destinasi ini dinilai mampu mendongkrak pendapatan daerah sekaligus memulihkan ekosistem ekonomi pascapandemi. Namun, ia mengingatkan agar aspek komersial tidak boleh mengorbankan daya dukung lingkungan.
“Kami sangat mendukung investasi masuk ke Jawa Barat untuk menggerakkan ekonomi lokal. Namun, prinsipnya jelas: seluruh proses operasional dan pemanfaatan lahan wajib mematuhi aturan tata ruang serta kelengkapan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) yang ketat,” ujar Lina Ruslinawati dalam keterangan resminya.
Dalam peninjauan ke lapangan tersebut, Komisi II menyoroti batas wilayah konsesi, manajemen daerah aliran sungai (DAS), hingga mitigasi potensi bencana ekologis bagi pemukiman warga di sekitarnya. Langkah pengawasan ini diambil menyusul perhatian publik yang sempat tertuju pada perizinan proyek ekowisata berbasis alam di beberapa titik wilayah lindung.
Srikandi politik asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kota dan Kabupaten Sukabumi ini juga mendesak pihak pengelola agar bersikap transparan dalam memaparkan seluruh dokumen perizinan kepada dinas terkait. Ia mengingatkan agar pembukaan lahan pariwisata tetap berjalan linier dengan upaya konservasi alam demi menjamin keberlanjutan bagi generasi mendatang.
“Investasi yang baik adalah investasi yang patuh hukum dan membawa kemaslahatan, bukan memicu konflik tata ruang atau merusak lingkungan,” pungkas Lina Ruslinawati. (AP)







