Kabupaten Sukabumi. Swara Wanita Net.-Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dra. Hj. Lina Ruslinawati, berkomitmen penuh untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Desa Caringin, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, agar masuk dalam program prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Lina saat menggelar kegiatan pengawasan dan penyerapan aspirasi yang dihadiri oleh aparat desa, tokoh masyarakat, dan puluhan warga setempat pada Minggu (20/9/2026).
Dalam pertemuan tatap muka tersebut, kondisi infrastruktur jalan desa yang rusak dan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) menjadi dua isu utama yang paling banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Warga menilai, perbaikan akses jalan sangat mendesak karena menjadi urat nadi perekonomian dan aktivitas harian mereka. Di sisi lain, bantuan Rutilahu juga sangat dinantikan oleh warga kurang mampu agar bisa memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.
Selain kedua sektor tersebut, masyarakat setempat juga mengharapkan adanya kucuran bantuan modal dan program pembinaan berkala untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) guna mendongkrak pendapatan keluarga pascapandemi.
Menanggapi rentetan keluhan tersebut, legislator dari Fraksi Partai Gerindra ini menegaskan bahwa seluruh masukan dari warga Desa Caringin telah dicatat dan akan segera dibawa ke forum Paripurna serta dikoordinasikan langsung dengan dinas terkait di Pemprov Jabar.
“Kegiatan pengawasan lapangan seperti ini sangat penting agar kita bisa melihat dan mendengar langsung kondisi riil di masyarakat. Semua aspirasi warga, mulai dari keluhan jalan rusak, rutilahu, hingga harapan peningkatan ekonomi, akan saya kawal ketat agar menjadi prioritas penanganan oleh Pemprov Jabar secara bertahap,” tegas Lina Ruslinawati.
Melalui kegiatan ini, Wakil Ketua Komisi II DPRD Jabar tersebut juga meminta masyarakat dan pihak desa untuk terus proaktif mengawal usulan pembangunan ini agar realisasi program di tingkat provinsi bisa tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan nyata di daerah.(AP)










